Saketa Putra F.C

Saketa Putra F.C

TENTANG BLOG

Blog ini tidak lebih dari ungkapan kerinduan yang mendalam terhadap kampoeng halaman koe, setidaknya dengan blog ini ana dapat melegakan hati ini.

bagi teman-teman yang punya kisah, mau berbagi cerita, atau punya foto-foto tentang saketa. ayo posting di blog ini. caranya krimlah melalui
Email:
saketagane@yahoo.com
rahmatfatah@yahoo.com
rahmat_halsel@yahoo.co.id

Rabu, 10 Februari 2010

Cerita Dari Saketa (Tempo Doloeo)


PUSKESMAS SAKETA

Nama Saketa, sejak kecil sampai aku kuliah rasanya belum ada dalam memori saya. Tapi kemudian menjadi sangat akrab dan melekat karena kemudian mas Adib ditugaskan di puskesmas Saketa, kecamatan Gane Barat kab Maluku Utara (sebelum Maluku Utara menjadi propinsi tersendiri). Awalnya saya harus menelusuri satu demi satu nama daerah di kepulauan Halmahera, alhamdulillah.....akhirnya ada juga nama Gane tertulis di peta.


Dan tentunya, peta tak bercerita banyak tentang Saketa, cerita tentang Saketa banyak saya dapatkan melalui surat-surat yang dikirim dari mas Adib. Bagaimana sepinya Saketa, cerita tentang televisi pertama masuk ke Saketa, jalanan yang ditumbuhi rumput selutut, pantai sebagai WC terpanjang, dll. Dan saya sangat menikmati surat-surat itu walau baru sampai di tangan saya 2 minggu setelah dikirim.


Entah bagaimana kabar puskesmas Saketa sekarang, karena sudah tidak ada lagi surat-surat yang saya terima dari Saketa.........

Sumber:http://lilyahmad.blogspot.com/2008_05_01_archive.html

Aku dan Pantai-Nya (menyisakan kerinduan yang menyesakkan)


Sungguh tidak pernah terbersit sebelumnya bahwa perjalanan hidup menghantarkanku untuk melihat laut dan pantai setiap harinya. Berada dalam gugusan pulau nun jauh dari kampung halaman. Halmahera yang indah.

Sungguh setiap peristiwa telah digariskanNya. Pun ketika akhirnya aku mulai cinta alam khas kelautan ini. Berpetualang dengan speed dan kapal motor lalui hamparan laut lepas yang kadang berombak kadang begitu tenang dan meneduhkan, memakan ikan hampir setiap hari, berteman dengan anak-anak yang hobi berenang hingga tubuh mereka beraroma matahari .

Sungguh aku telah menikmati irama hidup ini. Namun Allah membatasi kesempatanku berada dalam kenikmatan jauh dari hiruk perkotaan ini. Aku akan melanjutkan perjalanan menyongsong anugerah baru dalam hidup ini...

Berpisah dengan "pantaiNya" menyisakan kerinduan yang menyesakkan. Ingin kutemui lagi orang yang begitu baik, alam yang begitu indah, dan semua yang telah begitu berarti dari pesisir pantaiNya dipulau halmahera ini..